BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dalam makalah ini, berjudul perangkat harddisk disusun dan di buat atas dasar tugas dari dosen. Makalah ini memuat tentang peragkat harddisk dan software pendukung yang dapat memaksimalkan kinerja harddisk tersebut.
Saat ini komputer PC atau server umumnya terhubung dengan satu atau lebih harddisk. Mainframe dan Super Komputer pada umumnya terhubung dengan ratusan harddisk. Handycam jenis tertentu, terhubung dengan harddisk. Semua harddisk ini melakukan satu fungsi.
Harddisk memberikan kemampuan kepada komputer untuk mengingat apa-pun, bahkan pada saat tidak terdapat aliran listrik. Harddisk adalah komponen elektronik yang dapat menyimpan perubahan data digital kedalam bentuk data permanen. Hard Disk dikembangkan mulai tahun 1950.
Dalam perangkat keras komputer, pasti kita mengenal dan akrab dengan nama hard disk sebagai media untuk menyimpan data. Hard disk adalah salah satu komponen di dalam Hard Disk Drive (HDD). Hard disk atau yang populer disebut recording media berfungsi untuk menyimpan informasi (data) dengan menempatkan sebuah medan magnetik melalui permukaan sebuah disk berlapis material bermagnet yang bergerak.
1.2. Rumusan Masalah
Makalah ini di buat dari inspirasi untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana kinerja suatu harddisk dan software untuk memaksimalkan kinerja suatu harddisk.
1.3. Tujuan
Agar para mahasiswa dapat mengetahui perangkat keras komputer khususnya harddisk terutama dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada perangkat harddisk.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERANGKAT KOMPUTER
Hard Disk adalah media penyimpanan permanen yang memiliki kapasitas sangat besar untuk menyimpan data berupa dokumen atau program.
Saat ini komputer PC atau server umumnya terhubung dengan satu atau lebih harddisk. Mainframe dan Super Komputer pada umumnya terhubung dengan ratusan harddisk. Handycam jenis tertentu, terhubung dengan harddisk. Semua harddisk ini melakukan satu fungsi.
Harddisk memberikan kemampuan kepada komputer untuk mengingat apa-pun, bahkan pada saat tidak terdapat aliran listrik. Harddisk adalah komponen elektronik yang dapat menyimpan perubahan data digital kedalam bentuk data permanen. Hard Disk dikembangkan mulai tahun 1950.
Dalam perangkat keras komputer, pasti kita mengenal dan akrab dengan nama hard disk sebagai media untuk menyimpan data. Hard disk adalah salah satu komponen di dalam Hard Disk Drive (HDD). Hard disk atau yang populer disebut recording media berfungsi untuk menyimpan informasi (data) dengan menempatkan sebuah medan magnetik melalui permukaan sebuah disk berlapis material bermagnet yang bergerak. Dalam sebuah Hard Disk Drive (HDD) ada 3 komponen utama (lihat gambar 1):
1. Hard disk atau platter (pelat/disk metal)
2. Write-core head adalah salah satu perangkat perekam untuk menulis data
3. GMR read-sensor head untuk membaca data dari setiap permukaan platter.
Hard disk memposisikan dua buah head (penulis dan pembaca), bergantung sebuah lengan yang dapat bergerak, dengan jarak 10 nanometer di atas permukaan platter pada tiap sisinya.
Tulisan ini akan mengulas secara singkat sejarah dan perkembangan hard disk, sistem kerjanya, dan tantangan hard disk berkapasitas orde Tera Bits atau 1000 Giga Bits.
2.1.1Sejarah Hard Disk Drive (HDD)
Hard Disk Drive (HDD) pertama kali dibuat dan diproduksi oleh IBM company pada tahun 1956 yang selanjutnya dikenal sebagai HDD generasi pertama (lihat gambar 2). HDD berlabel RAMAC 305 ini mempunyai kapasitas 5 Mega Bits (MB) atau 5.000.000 bits. Artinya RAMAC 305 hanya bisa menyimpan 5 juta informasi. Pada tahun 2004, Toshiba company mengeluarkan hard disk drive berlabel HDD-0.85 inchi. HDD yang berukuran kurang dari 1 inchi ini mempunyai kapasitas 4 Giga Bits (GB) atau 4 milyar bits, dan menjadi HDD terkecil di dunia (lihat gambar 3)
Harddisk pertama di dunia adalah 305 RAMAC (Random Access Method of Accounting And Control) besutan IBM. Dirilis pertama kali pada tahun 1956, perangkat ini sangat berat, bobotnya dalam hitungan ton dan bunyinya berisik saat bekerja. Pasalnya, harddisk kuno ini masih memerlukan kompresor udara yang letaknya terpisah
Bodi 305 RAMAC yang setara dengan dua kulkas mampu menampung 50 platter berdiameter 24 inci. Kalau ukurannya saja sebesar itu, pasti kapasitasnya juga raksasa! Ah jangan salah, kapasitas totaln si RAMAC ternyata hanya 5MB saja, tapi itu pun sudah dianggap luar biasa di masa tersebut. Jadi jangan heran kalau IBM membanderol mesin miliknya yang sempat dipakai menghitung hasil Olimpiade tahun 1960 ini dengan harga sewa hingga 35 ribu USD setahun
Pada tahun 1973, muncul
Lama-kelamaan, ukuran platter disk makin mengecil hingga 14 inci, lalu menyusut terus sampai 8 inci. Mereka biasanya dipasang di suatu rak perlengkapan yang bisa menampung lusinan platter magnetis itu. Ukuran harddisk tahun 70-an kira-kira seukuran mesin cuci.
Di awal tahun perkembangan PC, media penyimpanan yang banyak dipilih orang adalah floppy drive atau disket. Tapi setelah IBM mengomersilkan produk XT pada tahun 1983-1984, HDD menjadi idola baru. Waktu itu diameternya masih cukup gede yakni 5,25 inci dan kualitasnya juga rendah.
Tapi harddisk pertama untuk PC datang dari Seagate pada tahun 1979. diberi nama ST506, perangkat yang juga berdiameter 5,25 inci ini mendukung kapasitas 5 MB yang berarti 10x lebih efisien ketimbang RAMAC. Ukurang bodinya juga jauh lebih irit tempat.
Meski awalnya hanya dibuat untuk mendukung komputer, kini HDD juga banyak dipakai untuk berbagai perangkat digital seperti video recorder, audio player, dan kamera. Selain itu, gadget yang lebih imut seperti PDA dan ponsel juga telah mengadopsinya. Perkembangan seperti lumrah terjadi di dunia teknologi, karena makin hari suatu perangkat terus dibuat makin canggih dengan ukuran makin mini. Pada tahun 2005 lalu misalnya, harddisk 0,85 inci milik Toshiba sukses dianugrahi rekor Guinness sebagai HDD paling kecil di dunia. Meski bodinya hanya segede perangko, kapasitasnya toh cukup mumpuni yakni 2GB dan 4GB.
Kini, hampir semua HDD untuk desktop menganut ukuran 3,5 inci, sedangkan untuk notebook 2,5 inci. Tapi pada awal tahun 2007, SATA dan SAS ukuran 2,5 inci sudah mulai tersedia pula untuk desktop dan server. Kekurangannya, disk yang lebih imut ini biasanya lebih lambat dan kapasitasnya juga lebih kecil. Tapi daya yang dihabiskannya lebih sedikit serta lebih toleran pula terhadap gerakan.
Untuk perangkat yang lebih imut, lahirlah disk yang berukuran 1,8 inci ATA-7 LIF yang banyak diadopsi oleh audio player digital dan subnotebook. Selain mampu menyediakan kapasitas hingga 100GB, konsumsi dayanya juga sangat rendah serta anti guncangan. Sedangkan disk yang lebih mini lagi yakni 1 hingga 0,85 inci, kini lazim dipakai oleh gadget yang lebih portabel lagi seperti kamera digital dan ponsel.
2.1.2.Kapasitas Hard Disk
Kapasitas hard disk adalah salah satu spesifikasi komputer yang menentukan mahal atau murahnya komputer. Bisanya dalam satu HDD terdapat beberapa lempeng platter atau hard disk yang menunjukkan total kapasitas hard disk komputer. Dalam dunia ilmiah, kapasitas hard disk biasanya ditulis dalam satuan density (kerapatan) kapasitas hard disk yang disingkat BPSI (Bits per square inch) atau jumlah bit tiap 1 inchi persegi. Hal ini untuk memudahkan para penggiat teknologi di bidang hard disk dalam mengidentifikasi perkembangan kapasitas hard disk.
Secara umum perkembangan teknologi pada hard disk ada dua hal, yaitu ukuran yang semakin kecil dan kapasitas hard disk yang semakin besar. Jika dibandingkan dengan yang lainnya, perkembangan teknologi hard disk sangat cepat, salah satu parameternya adalah kapasitasnya yang meningkat secara eksponensial (lihat gambar 4). Pada tahun 2004, kapasitas hard disk di pasaran menembus angka 70 GB/square-inch (D. Weller, IEEE lecture at
2.1.3.Teknologi Hard Disk
Kapasitas hard disk (dalam Bits/inchi-persegi) sangat tergantung pada ukuran bit. Contoh, untuk memproduksi hard disk berkapasitas 250000 GB/inchi-persegi, diperlukan bit dengan ukuran kurang lebih 50 nanometer. Artinya, peningkatan kapasitas hard disk bisa didapat dengan memperkecil ukuran bit.
Prinsip utama sebuah hard disk mirip dengan yang digunakan pada sebuah perekam tape atau video. Sebuah hard disk menyimpan data digital sebagai titik magnetik pada permukaan sebuah disk yang disebut bit. Sebuah bit (dimana data akan dikomposisikan sebagai bit) menyatakan nilai 0 saat disk dimagnetisasi pada satu arah, dan bernilai 1 bila arahnya berlawanan. Jadi perubahan arah magnetic pada setiap bit akan diterjemahkan sebagai kombinasi 0 dan 1. Satu bit akan menyimpan satu informasi dalam bentuk angka biner kombinasi 1 dan 0.
Informasi (kombinasi angka biner 0 atau 1) berasal dari orientasi arah magnetic pada setiap bit. Perubahan (fluktuasi) arah magnetic pada bit akan menimbukan perubahan informasi. Agar informasi yang tersimpan tetap terjaga secara permanen dan hanya bisa berubah kalau dibaca atau dihapus, maka tidak boleh ada fluktuasi arah magnetic (magnetic orientation) pada bit dengan sendirinya. Untuk itu, secara fisika 1 bit harus terdiri dari puluhan bulir magnetic atau magnetic grain, dimana dari beberapa magnetic grain tersebut akan muncul resultant magnetic orientation pada satu arah tertentu. Jadi untuk memperkecil ukuran bit dengan tetap menjaga jumlah magnetic grain dalam satu bit, kapasitas hard disk besar hanya bisa didapat dengan memperkecil ukuran magnetic grain pada material hard disk.
Hard disk yang beredar di pasaran saat ini terbuat dari material seperti Co-based material, Fe-based material, dan Pt-based material, yang mempunyai magnetic grain berukuran kisaran 20 ツィC 30 nanometer. Untuk mendapatkan hard disk dengan kapasitas 1 TeraBits/inchi-persegi atau 1,000,000,000,000 informasi di setiap 1 inchi-persegi, dibutuhkan bit berukuran kurang dari 20 nanometer. Dan ini hanya bisa diperoleh dari material yang mempunyai magnetic grain berukuran kurang dari 3 nanometer.
Tapi masalah terbesar adalah menyangkut pada titik yang disebut batas super-paramagnetik, dimana jika ukuran magnetic grain sangat kecil fluktuasi termodinamik pada setiap magnetic grain dapat berakibat berfluktuasinya magnetic orientation pada bit dan menyebabkan data akan berubah atau hilang dengan sendirinya. Meskipun begitu, para penggiat dan pemerhati teknologi hard disk tetap optimis bahwa masa depan industri hard disk tetap cerah. Salah satu pendekatannya adalah dengan menggunakan teknologi nano-material atau nano-disk. Perkembangan nano-teknologi terutama pada industri semiconductor memberikan inspirasi bagi pemerhati hard disk untuk mencari solusi pada permasalahan di atas. Kita tunggu saja.
Gambar 1. Skema digital pada magnetic recording system
Gambar 2. Hard Disk Drive (HDD) generasi pertama yang diproduksi oleh IBM di tahun 1956.
Gambar 3. Modern Hard Disk Drive (HDD) produksi Toshiba (2004).
Gambar 4. Perkembangan hard disk
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Sejarah Perkembangan Harddisk
Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.
Gambar 1 : Evolusi Teknologi Hardisk Menurut IBM
Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.
Trend Perkembangan HardDisk
Trend perkembangan harddisk dapat kita amati dari beberapa karakteristik berikut :
a. Kerapatan Data/Teknologi Bahan
Merupakan ukuran teknologi bahan yang digunakan seberapa besar bit data yang mampu disimpan dalam satu satuan persegi. Dalam hal kerapatan data dari awal sampai sekarang terjadi evolusi yang sangat kontras. Pada awal perkembangannya kerapannya sekitar 0.004 Gbits/in2 tetapi pada tahun 1999 labortorium IBM sudah ada sekitar 35.3 Gbits/in2. Tetapi menurut http://www.bizspaceinfotech.com akan diperkenalkan apa yang dinamakan TerraBit density. Harddisk pada awal perkembangannya, bahan yang digunakan sebagai media penyimpan adalah iron oxide. Tetapi sekarang banyak digunakan media thin film. Media ini merupakan media yang lebih banyak menyimpan data dari pada iron oxide pada luasan yang sama dan juga sifatnya yang lebih awet.
b. Struktur head baca/tulis
Head baca/tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.
Proses baca tulis data merupakan hal yang sangat penting, oleh karena itu mekanismenya juga perlu diperhatikan. Dalam pendahuluan sebelumnya terdapat perbedaan letak fisik head dalam operasinya. Dulu head bersentuhan fisik dengan metal penyimpan. Kini antara head dan metal penyimpan sudah diberi jarak. Bila head bersentuhan dengan metal penyimpan, hal ini akan menyebabkan kerusakan permanen fisik, head yang aus, tentu saja panas akibat gesekan. Apalagi teknologi sekarang kecepatan putar harddisk sudah sangat cepat. Selain itu teknologi head harddiskpun juga mengalami evolusi. Evolusi head baca/tulis harddisk : Ferrite head, Metal-In-Gap (MIG) head, Thin Film (TF) Head, (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, Giant Magnetoresistive (GMR) Heads dan sekarang yang digunakan adalah Colossal Magnetoresistive (CMR) Heads. Ferrite head, merupakan teknologi head yang paling kuno, terbuat dari inti besi yang berbentuk huruf U dan dibungkus oleh lilitan elektromagnetis. Teknologi ini diimplementasikan pada pertengahan tahun 1980 pada harddisk Seagate ST-251. Kebanyakan terdapat pada harddisk yang ukurannya kurang dari 50MB. Metal-In-Gap (MIG), merupakan penyempurnaan dari head Ferrite. Biasanya digunakan pada harddisk yang ukurannya 50MB sampai dengan 100MB. Thin Film (TF) heads, berbeda jauh dengan jenis head sebelumnya. Head ini dibuat dengan proses photolothografi seperti yang digunakan pada pembuatan prosessor. (Anisotropic) Magnetoresistive (MR/AMR) Heads, head ini digunakan untuk membaca saja. Untuk penulisannya digunakan head jenis Thin Film. Diimplementasikan pada harddisk ukuran 1GB sampai dengan 30GB. Giant Magnetoresistive (GMR) Heads, merupakan penemuan dari peneliti Eropa Peter Gruenberg and Albert Fert. Digunakan pada harddisk ukuran besar seperti 75GB dan kerapatan tinggi sekitar 10 Gbits/in2 sampai dengan 15 Gbits/in2.
Karena teknologi Giant Magnetoresistive (GMR) mulai ditarik dari pasaran, sebagai penggantinya adalah Colossal Magnetoresistive (CMR).
2.1.4.Kecepatan Putar Disk
Kecepatan putar pada jaman awal sekitar 3600RPM. Dengan semakin berkembangnya teknologi, kecepatan putar ditingkatkan menjadi 4500RPM dan 5400RPM. Karena kebutuhan media penyimpan yang mempunyai kemampuan tinggi dibuatlah dengan kecepatan 7200RPM yang digunakan pada harddisk SCSI.
Berikut tabel kecepatan harddisk yang diaplikasikan pada berbagai jenis interface yang berberda :
2.1.5.Kapasitas
Kapasitas harddisk pada saat ini sudah mencapai orde ratusan GB. Hal ini dikarenakan teknologi bahan yang semakin baik, kerapatan data yang semakin tinggi. Teknologi dari Western Digital saat ini telah mampu membuat harddisk 200GB dengan kecepatan 7200RPM. Sedangkan Maxtor dengan Maxtor MaxLine II-nya yaitu harddisk berukuran 300GB dengan kecepatan 5400RPM. Beriringan dengan transisi ke ukuran harddisk yang lebih kecil dan kapasitas yang semakin besar terjadi penurunan dramatik dalam harga per megabyte penyimpanan, membuat hardisk kapasitas besar tercapai harganya oleh para pemakai komputer biasa.
Gambar 3 Sistem kontrol head Pada tiap piringan penyimpan terdapat satu head. Untuk menjangkau tengah pinggir piringan digunakan sliders sebagai perantaranya.
2.1.6.Teknologi Harddisk masadepan
Harddisk dimasa mendatang salah satunya dititik beratkan pada kecepatan akses dan kapasitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan mereduksi komponen mekanis dari fisik harddisknya. Komponen mekanis yang tidak mampu bekerja pada frekuensi tinggi digeser dengan komponen yang bersifat elektris yang mampu bekerja dalam orde MHz bahkan GHz.
Dapat dilihat saat ini sudah dirilis berbagai macam media penyimpan elektronis dalam bentuk kecil. Misalnya USB Drive dan MultiMedia Card. Bila nantinya teknologi ini diterapkan dan dapat harganya terjangkau, kemampuan komputer dari sisi kecepatan akses baca/tulis media penyimpan akan meningkat pesat. Otomatis kemampuan PC Server untuk melayani request dari client akan meningkat.
2.1.7.Pemasangan Harddisk
Kabel IDE terdapat strip warna merah Power supply ditancapkan bersebelahan atau sejajar dengan warna merah pada kabel IDEJika salah komputer tidak akan bootingLakukan deteksi HD lewat BIOS
2.1.8.Proses Baca Hardisk
Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek timeâ€ン. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latencyâ€ン. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman.
Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada
2.1.9.Mekanisme Kerja Hard Disk
Proses baca tulis dilakukan oleh lengan hd dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platterâ€ン yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke
2.1.10.Menginstall Harddisk:
1. Cari port IDE pada motherboard
2. Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector
3. Pasang ujung lainnya pada Harddisk
4. Pasang kabel supply Harddisk (perhatikan bentuk pasangan soket power supply).
2.1.11.Partisi Harddisk:
Harddisk adalah media penyimpanan data utama pada sebuah PC. Sebelum kita mulai menginstall program atau aplikasi kedalam harddisk, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mempartisi harddisk tersebut. Partisi harddisk dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, baik dengan disk manger yang disediakan oleh produsen harddisk tersebut, menggunakan software Partition Magic (www. powerquest.com), atau dengan menggunakan program FDISK dari Microsoft. Sebelum menginstall sistem operasi, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membuat partisi primer (primary partition) pada harddisk master dikomputer. Partisi primer tersebut lalu kita format dan dipasangi suatu sistem operasi (Windows misalnya). FDISK adalah sebuah program berbasis MS-DOS yang digunakan untuk mempersiapkan partisi harddisk. Pada FDISK kita bisa memilih apakah akan membuat, mengubah, mengapus, atau menampilkan partisi pada harddisk, kemudian setiap ruang partisi pada harddisk (primary partition, extended partition, or logical drive) lalu diberikan nama drive-nya misalnya C:, D:, E:, ... dan seterusnya.
Sebagian besar penyebab dari kerusakan komputer adalah penggunaan yang salah atau minimnya kemampuan dalam pengoperasian. Penyebab yang lainnya antara lain instalasi listrik yang tidak sebanding dengan konsumsi daya, jaringan yang buruk, atau sistem grounding yang buruk. Kemampuan dasar yang harus dikuasai adalah pengoperasian DOS. Selanjutnya adalah kemampuan analisa kerusakan dan pemrograman serta instalasi aplikasi.
2.1.12.Formatting Harddisk dan Mengkopi Master OS
Formatting digunakan untuk mengkondisikan suatu harddisk agar menjadi sebuah media file sistem. Terdapat beberapa tipe partisi, antara lain Fat, Fat16, Fat32, dan NTFS. Pemilihan tipe partisi ini tergantung OS dan aplikasi yang digunakan.
2.1.13.Cara Mengkloning Hard Disk
Cloning hardisk yaitu mengcopy semua data dari hardisk master (yang di copy) ke hardisk yang rusak.
Syaratnya:
v Semua perangkat baik itu motherboard, VGA, Chipnya dan yang lain harus sama.
v Hardisk yang untuk Cloning kapasitasnya tidak boleh lebih kecil dari pada yang di Cloning(hardisk master)
caranya adalah sebagai berikut:
1. Pasang Hardisk master yang akan di cloning
2. Pasang juga hardisk yang rusak
3. Nyalakan pc nya
4. Masuk terminal
5. Gunakan perintah: ddif=/dev/sdaof=/def/sdb dan bisa juga dengan command lain yaitu: cat /dev/sda(hardisk yg dicloning) > /dev/sdc(hardisk tujuan)
6. Tekan enter lalu tunggu beberapa saat sampai proses pengkopian selesai. Lama pemrosesan tergantung banyaknyadata yang di copy.
7. Lepas Hardisk yang di Cloning dan boot ulang PC anda untuk mencoba apakah pengcloningngan berhasil atau nggak!
2.2.SOFTWARE PENDUKUNG HARDDISK
SwissKnife 3.06
Ini merupakan sebuah aplikasi program windows yang digunakan untuk membuat/memformat partisi harddisk anda, aplikasi ini support untuk interface IDE internal, external, PCMCIA, USB, firewire. Support membuat, memperbaiki, dan mengganti/memindahkan partisi FAT16 dan FAT32

Produsen : CompuApps
Info : www.compuapps.com
File Size : 3.30 MB
Jenis: Freeware
Sistem Minimal : All Win
PC Inspector Smart Recovery
Program pengamanan data untuk Hardisk, Flash Card, Smart Media, SONY Memory Stick,
Jenis : freeware
Ukuran file : 6,2 MB
Persyaratan : Windows 98/ME/NT/2000/XP
Pembuat : CONVAR DEUTSCHLAND GmbH
Web : www.pcinspector.de
Eraser
Tool keamanan data yang membantu Anda untuk memilih data yang bisa dibuang dan yang tidak dari dalam Hardisk. Anda tinggal men-drag dan drop file ke program ini. Eraser memakai teknik overwriting sehingga data yang sama akan langsung terdeteksi. Program ini bisa dijalankan secara otomatis sebagai program background.

Jenis : freeware
Ukuran file : 750 KB
Persyaratan : Windows 98/ ME/ 2000/ NT/ XP
Pembuat : Tolvanen
Web : www.tolvanen.com/eraser
Crap Cleaner
Crap Cleaner (CCleaner) adalah tool untuk membersihkan Hardisk dari files temporary dan yang tidak diperlukan yang semakin lama semakin bejibun jumlahnya. Selain juga menendang jejak berinternet dari dalam sistem, seperti browser cache, files yang baru saja dipakai, situs yang baru saja dikunjungi, dan sebagainya.
Jenis : Freeware
Ukuran : 306 KB
Persyaratan : Windows 98/ME/2000/XP
Pembuat : Spazmatic Networks
Web : www.spazmatic.net
Serangan virus dapat membuat partisi hard disk Anda lenyap tanpa bekas. Untuk mencegahnya, manfaatkan Paragon Partition Undelete untuk menyalin hard disk yang sudah di partisi, dan mulailah menyelamatkan data-data penting yang ada di dalamnya.

Persyaratan:
Windows 98/ME/2000/XP
Kapasitas ruang hard disk minimal 10 MB
Web :
Jenis:
Full Software
O&O Defrag V8
Hard disk merupakan salah satu komponen terpenting untuk menjalankan PC, termasuk menyimpan seluruh file atau program-program yang sudah terinstal. Agar hard disk tetap bekerja stabil dan tak bermasalah, gunakan O&O Defrag untuk mengoptimalkan kinerjanya, sekaligus merapikan susunan file yang tersimpan di dalamnya.
Persyaratan:
Windows 2000 dan XP saja
Virtual Drive Creator 2.1.1
Tak lain dari penghasil drive virtual, yang berfungsi sebagai hard disk tambahan. Fitur-fitur yang tersedia sangat mudah digunakan. Untuk menghapusnya pun gampang. Sorot dan klik folder drive virtual, lantas klik tombol [
Persyaratan:
Windows 98SE, 2000, Me or XP
SyncBack 3.2.8.200
Anda tidak akan pernah tahu kapan PC Anda akan rusak. Untuk mengantipasi kerusakan sistem di PC, backup file yang ada di Hardisk secara rutin. Gunakan program ini untuk mem-backup sekaligus melakukan sinkronisasi antar-drive.

Persyaratan:
Windows 98/2000/ME/XP
Paragon Encrypted Disk v2
Enkripsi adalah salah satu cara mengamankan data-data penting yang tersimpan di Hardisk. Dengan menggunakan Paragon Encrypted Disk, Anda bisa melindungi dokumen atau files penting dalam drive virtual yang tersembunyi. Jalankan program ini, lantas klik opsi [Create]. Sejenak kemudian, drive terenkripsi menjadi milik Anda.

Persyaratan:
Windows 98/ME/2000/XP, dan Direct X
Web:
Registrasi:
Tidak diperlukan registrasi terlebih dahulu
Jenis:
Full Software
Paragon Drive Backup 2004
Inilah salah satu software yang sangat bermanfaat untuk menyalin dan mem-backup seluruh file yang ada di hard disk. Cukup dengan beberapa klik saja, Anda sudah bisa mem-backup sekaligus memindahkan isi hard disk satu ke hard disk yang
lain.
Tersedia fasilitas untuk menyalin partisi dengan lebih mudah. Program ini menyediakan fasilitas untuk membuat dan memformat partisi dengan beragam sistem file, antara lain Linux Ext2, Ext3, ReiserFS, FAT16, FAT32 dan NTFS.
Persyaratan:Windows 98/Me/XP/2000, kapasitas hard disk minimal 12 MB
Registrasi:Klik link Registration saat proses penginstalan mendapatkan nomor seri
Jenis:Full Software
O&O UnErase v1
Files penting Anda terhapus tanpa sengaja? Jika seluruhnya masih ada di folder Recycle Bin, sih, bukan masalah. Namun, apa jadinya jika tanpa sengaja juga Anda menghapus seluruh isi folder Recycle Bin? Hilanglah sudah seluruh file penting tersebut.
Tak usah panik. Instal program ini ke dalam PC, lantas cari file yang terhapus tadi. O&O UnErase mampu mendeteksi file yang terhapus dari hard disk. Klik saja file yang akan Anda ambil kembali, kemudian klik [Restore]. Tunggu sesaat, maka program ini akan mengembalikan file tersebut.

Persyaratan :
Windows XP/2000, kapasitas hard disk
minimal 2 MB, dan Internet Explorer 5+
Web : O&O Software GmbH
www.oo-software.com Klik www.pcw.co.uk/
OOunerase1 untuk mendapatkan nomor seri
Jenis : Full Software
BladeBox Iron Edition 1.1.0.23
Freeware
Tak perlu repot-repot memasang hard disk tambahan. Manfaatkan program BladeBox ini untuk membuat hard disk virtual di PC. Anda seolah mendapatkan hard disk tambahan, sehingga kapasitas penyimpanan di PC lebih lega.
Persyaratan : Windows 98SE, 2000, Me atau XP

Paragon Hard Disk Manager 6
Trial
Kumpulan fitur-fitur menarik dan bermanfaat untuk hard disk, seperti hard disk management, hard disk maintenance, boot management, keamanan data dan sistem operasi, serta simple recovery. Mudah bagi para pengguna PC pemula.
Persyaratan : Windows 98SE, 2000, Me atau XP
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Hard Disk adalah media penyimpanan permanen yang memiliki kapasitas sangat besar untuk menyimpan data berupa dokumen atau program.
Hard Disk Drive (HDD) pertama kali dibuat dan diproduksi oleh IBM company pada tahun 1956 yang selanjutnya dikenal sebagai HDD generasi pertama (lihat gambar 2). HDD berlabel RAMAC 305 ini mempunyai kapasitas 5 Mega Bits (MB) atau 5.000.000 bits. Artinya RAMAC 305 hanya bisa menyimpan 5 juta informasi. Pada tahun 2004, Toshiba company mengeluarkan hard disk drive berlabel HDD-0.85 inchi. HDD yang berukuran kurang dari 1 inchi ini mempunyai kapasitas 4 Giga Bits (GB) atau 4 milyar bits, dan menjadi HDD terkecil di dunia (lihat gambar 3)
Harddisk pertama di dunia adalah 305 RAMAC (Random Access Method of Accounting And Control) besutan IBM. Dirilis pertama kali pada tahun 1956, perangkat ini sangat berat, bobotnya dalam hitungan ton dan bunyinya berisik saat bekerja. Pasalnya, harddisk kuno ini masih memerlukan kompresor udara yang letaknya terpisah
3.2. Saran
Makalah ini di buat untuk dapat mengetahui sejarah perkembangan harddisk. Diharapkan bagi mahasiswa dapat mengetahui perangkat harddisk dan software untuk memaksimalkan kinerja harddisk
